Pasti pernah terlintas pada benak Anda
sebuah pertanyaan: “Apakah yang menjadi factor penentu seseorang lebih
sukses daripada yang lain dalam segala bidang kehidupan?”. Jawabannya
tak lain dan tak bukan adalah terletak pada apa yang disebut dengan
citra diri. Citra diri adalah pandangan atau penilaian yang diberikan
kepada diri seseorang oleh orang lain. Citra diri inilah yang menjadi
penyebab mengapa seorang penjual dapat menjual lebih banyak produk dan
memiliki lebih banyak konsumen daripada penjual yang lain, penyebab
mengapa seorang pegawai atau pekerja mendapatkan promosi kenaikan
jabatan atau pangkat lebih cepat daripada yang lain, penyebab mengapa
seseorang lebih disukai dalam pergaulan daripada yang lain, dan
sebagainya. Satu-satunya upaya yang dapat Anda lakukan untuk
meningkatkan citra diri Anda adalah sebuah upaya yang dikenal dengan
sebutan pengembangan diri.
Secara umum, pengembangan diri dapat
digolongkan ke dalam tiga aspek utama, yaitu pengembangan diri secara
profesional, sosial, dan individual. Pengembangan diri secara
profesional artinya upaya meningkatkan citra diri yang berkenaan dengan
bidang profesi atau pekerjaan yang sedang atau akan Anda terjuni.
Caranya adalah dengan mengasah semua keahlian dan keterampilan yang
dibutuhkan oleh bidang profesi atau pekerjaan Anda. Pengembangan diri
secara sosial artinya upaya meningkatkan citra diri yang berkenaan
dengan cara Anda bergaul dan berinteraksi dengan orang lain. Caranya
adalah dengan mempelajari berbagai jenis karakter atau sifat seseorang,
dengan tujuan agar Anda mampu memilih bentuk komunikasi dan pendekatan
yang tepat kepada seseorang dengan jenis karakter atau sifat yang
dimilikinya. Tidak hanya itu saja, Anda pun harus memperhatikan etika
sosial dan budaya yang berlaku pada masyarakat tempat Anda berada,
karena etika sosial dan budaya pada suatu masyarakat dapat berbeda
bahkan bertolak belakang dengan masyarakat yang lain. Dengan memahami
etika sosial dan budaya yang berlaku pada masyarakat setempat, Anda akan
mampu menempatkan diri secara pantas di lingkungan masyarakat tempat
Anda berada, dan masyarakat pun tidak akan menganggap Anda sebagai
seseorang yang perlu untuk dicurigai bahkan dihindari. Pengembangan diri
secara individual artinya upaya meningkatkan citra diri yang berkenaan
dengan keadaan fisik dan psikis Anda. Keadaan fisik erat kaitannya
dengan tampilan tubuh yang enak dipandang mata dan cara berbusana yang
sopan dan rapi. Keadaan psikis erat kaitannya dengan cara mengendalikan
perasaan atau emosi Anda, cara berperilaku yang baik dan sopan, dan cara
bertutur kata yang santun dan menyenangkan. Ke tiga aspek utama
pengembangan diri ini harus diupayakan secara simultan dan
terus-menerus.
Kunci keberhasilan dalam belajar, bekerja,
dan melakukan kegiatan apa pun terletak pada apa yang disebut dengan
motivasi. Motivasi adalah hal yang menjadi penyebab mengapa seseorang
melakukan sesuatu. Ini berarti bahwa sebelum melakukan sesuatu, Anda
harus menemukan terlebih dahulu apa yang menjadi alasan Anda untuk
melakukannya. Selanjutnya, jagalah dan tingkatkanlah motivasi yang ada
pada diri Anda tersebut. Motivasi yang tinggi akan memperkuat ketekunan
dan konsistensi seseorang dalam melakukan sesuatu. Motivasi yang tinggi
akan menjadikan setiap masalah, kesulitan, tantangan, dan hambatan
menjadi mudah untuk diatasi. Motivasi yang tinggi akan membuat waktu
terasa begitu cepat dan menyenangkan untuk dilalui. Tetapi terkadang
seseorang mengalami penurunan motivasi, dan bahkan hilangnya motivasi
atau demotivasi. Jika penurunan motivasi atau demotivasi ini muncul maka
kegagalan hanyalah menunggu waktu saja untuk terjadi. Dengan demikian,
jika Anda ingin melihat jalan keberhasilan terhampar dengan jelas dan
terang di hadapan Anda, maka menjaga motivasi agar tetap tinggi adalah
hal terpenting yang harus dilakukan secara terus-menerus dan tanpa
henti. Upaya meningkatkan motivasi pada diri Anda sebenarnya mudah untuk
dilakukan dan tidak sesulit seperti yang dibayangkan, jika Anda
mengetahui cara melakukannya.

No comments:
Write comments